Tragedi Di Konawe: Balita Tewas Terlindas Pikap Di Depan Rumah

Tragedi memilukan di Konawe, seorang balita tewas terlindas pikap saat bermain di depan rumah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Tragedi Di Konawe: Balita Tewas Terlindas Pikap Di Depan Rumah

Kejadian nahas terjadi di Konawe saat seorang balita sedang bermain di depan rumahnya. Tanpa diduga, pikap yang melintas menabraknya, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan tetangga.

Simak kronologi lengkap tragedi ini di ALL ABOUT SULAWESI TENGGARA.

Tragedi Di Konawe, Balita Tewas Terlindas Pikap

Sabtu, 7/2/2026, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, berduka atas tragedi yang menimpa balita berinisial ARN, usia 1 tahun 3 bulan. Balita itu meninggal setelah terlindas mobil pikap saat sedang bermain di depan rumahnya, membuat keluarga dan tetangga terpukul.

Peristiwa terjadi di Jalan Poros Lawulo, Desa Lawulo, Kecamatan Anggaberi, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 09.10 Wita. Kejadian berlangsung sangat cepat sehingga korban tidak sempat menghindar, memicu kepanikan warga sekitar.

Kasat Lantas Polres Konawe, Iptu Chaidir Akbar, memastikan sopir pikap, MA (20), telah diamankan. Polisi langsung melakukan pemeriksaan guna memastikan kronologi dan menentukan tanggung jawab hukum yang tepat.

Kronologi Kecelakaan Dan Faktor Penyebab

Sopir pikap awalnya memarkir kendaraan di bahu jalan untuk menjemput temannya. Saat hendak bergerak, sopir diduga tidak melihat keberadaan ARN yang sedang bermain tepat di depan mobil.

Mobil bergerak tiba-tiba dan menabrak korban, jelas Chaidir. Lokasi kejadian merupakan lingkungan pemukiman padat dengan aktivitas anak-anak yang biasa bermain di jalan dan halaman rumah.

Warga yang melihat peristiwa tersebut segera menolong ARN. Evakuasi cepat dilakukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe agar balita mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

Baca Juga: Keindahan Pulau Labengke Yang Bikin Wisatawan Enggan Pulang

Upaya Medis Dan Kematian Yang Mengguncang

Upaya Medis Dan Kematian Yang Mengguncang 700

Di RSUD Konawe, korban langsung ditangani tim medis. ARN mengalami cedera parah akibat terjepit dan terlindas roda kendaraan, sehingga harus menjalani perawatan intensif.

Meskipun tindakan medis dilakukan maksimal, nyawa balita tidak tertolong. Beberapa jam setelah kejadian, ARN dinyatakan meninggal dunia, menimbulkan duka mendalam bagi keluarga.

Rumah sakit memberikan pendampingan psikologis kepada orang tua korban, membantu mereka memproses trauma dan menerima kenyataan pahit kehilangan anak yang masih sangat kecil.

Tindakan Polisi Dan Proses Penyidikan

Polres Konawe segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kronologi lengkap. Pikap yang menabrak balita diamankan sebagai barang bukti utama untuk proses hukum.

Sejumlah saksi, termasuk tetangga dan kerabat korban, dimintai keterangan. Informasi ini menjadi dasar penyidikan, terutama untuk menilai apakah ada kelalaian lain yang menyebabkan tragedi.

Kasat Lantas menegaskan sopir pikap akan diperiksa sesuai prosedur hukum. Proses ini diharapkan memberikan keadilan bagi keluarga korban serta mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.

Dampak Sosial Dan Upaya Pencegahan

Kejadian ini mengguncang masyarakat setempat dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan anak. Warga mengingatkan pentingnya pengawasan anak, terutama di lingkungan rumah dan jalan raya.

Polisi juga memberi imbauan kepada pengemudi kendaraan agar selalu berhati-hati, terutama di area pemukiman dengan banyak anak-anak. Kesadaran dan kehati-hatian pengemudi menjadi kunci mencegah kecelakaan fatal.

Selain itu, Polres Konawe berencana memperkuat sosialisasi keselamatan anak dan edukasi masyarakat, termasuk program edukasi bahaya bermain di jalan umum. Diharapkan langkah ini bisa meminimalkan risiko kecelakaan di pemukiman padat.

Refleksi Keluarga Dan Lingkungan

Keluarga korban masih berduka mendalam, tetangga pun merasakan kehilangan yang besar. Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua orang tentang pentingnya menjaga keselamatan anak-anak di lingkungan rumah.

Beberapa warga berinisiatif untuk membuat pengawasan lebih ketat dan membatasi anak-anak bermain di pinggir jalan, sambil tetap memberikan ruang bermain yang aman.

Peristiwa ini juga menekankan pentingnya kesadaran komunitas dalam menanggapi keselamatan jalan, termasuk kepedulian terhadap kendaraan yang bergerak di lingkungan padat.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari news.detik.com
  • Gambar Kedua dari news.detik.com

Similar Posts