Bangkai Ular Piton 7 Meter Pemangsa Babi Hutan Di Muna Dijual Rp 1 Juta
Bangkai ular piton sepanjang 7 meter yang memangsa babi hutan di Muna kini dijual seharga Rp 1 juta, menarik perhatian warga lokal.
Masyarakat Muna dibuat heboh dengan kemunculan bangkai ular piton raksasa sepanjang 7 meter yang menelan seekor babi hutan. Menariknya, bangkai ular ini kini dijual seharga Rp 1 juta, memicu rasa penasaran warga dan pemburu hewan eksotik.
ALL ABOUT SULAWESI TENGGARA ini mengulas kronologi penemuan, kondisi ular, hingga alasan bangkai tersebut dijual.
Ular Piton Raksasa Menjadi Sorotan Warga Muna
Warga Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, dikejutkan oleh kemunculan seekor ular piton raksasa sepanjang 7 meter yang sedang memangsa babi hutan. Kejadian ini terjadi di kawasan perkebunan nilam Desa Bone Kancitala, Kecamatan Bone, pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Awalnya, warga yang sedang memanen nilam melihat ular tersebut melilit babi hutan, sementara tiga ekor babi lainnya tampak berusaha mendekati situasi yang menegangkan. Masyarakat setempat segera bertindak untuk menyingkirkan ancaman, mengingat ukuran ular yang besar dan bahaya yang ditimbulkan bagi warga sekitar.
Ular piton memang dikenal sebagai predator yang mampu menelan hewan dengan ukuran signifikan, termasuk babi hutan, sehingga penanganan cepat sangat penting untuk mencegah insiden yang lebih parah.
Proses Penebasan Ular Yang Dramatis
Ular piton tersebut akhirnya dibunuh oleh warga menggunakan parang. Menurut keterangan Ahmad Syawal, salah satu warga yang berada di lokasi, ular ditebas berkali-kali hingga mati. Dibunuh dengan dipotong pakai parang berkali-kali.
Di badannya, terus ditusuk kayu bagian perut baru dipotong kepalanya, ujar Syawal. Proses ini menunjukkan betapa gigihnya warga dalam menghadapi situasi berbahaya tersebut.
Ular piton yang besar dan kuat memerlukan penanganan ekstra hati-hati agar tidak membahayakan penduduk setempat. Tindakan warga yang sigap memastikan tidak ada korban manusia dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Kolaka Blue Lake, Danau Biru Eksotis Sulawesi yang Bikin Takjub
Bangkai Ular Dan Babi Dijual Ke Pengepul
Setelah kematian ular, bangkai piton dan babi hutan yang menjadi mangsanya dijual ke pengepul di Desa Lakapera, Kecamatan Gu, Buton Tengah, dengan harga total Rp 1 juta. Lokasi ini dikenal sebagai pusat penjualan hewan melata di daerah tersebut, dan beberapa kali menerima ular-ular berukuran besar dari wilayah sekitar.
Syawal menyebut bahwa ular ini ditemukan di sekitar Kecamatan Bone, yang memang dikenal memiliki beberapa ular besar. Penjualan bangkai ular dan babi hutan ke pengepul tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi lokal, tetapi juga menjadi bagian dari perdagangan hewan eksotik di Sulawesi Tenggara.
Fenomena Ular Besar Di Muna
Kasus penemuan ular piton sepanjang 7 meter di Muna bukanlah yang pertama. Warga setempat menyebut bahwa ular-ular besar sering muncul di kawasan perkebunan dan hutan di sekitar desa.
Kondisi ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi mereka yang beraktivitas di area hutan atau perkebunan yang menjadi habitat alami ular piton. Selain itu, penemuan ini menjadi cerita yang menarik tentang interaksi manusia dengan fauna eksotik di daerah tropis.
Masyarakat Muna menunjukkan keberanian dan kewaspadaan dalam menghadapi ular raksasa, sekaligus memanfaatkan hasilnya melalui penjualan legal ke pengepul. Fenomena ini juga membuka diskusi tentang konservasi satwa liar, keselamatan warga, dan peluang ekonomi lokal dari fauna yang ada di sekitarnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari kendariinfo.com